Kursi Khalifah Bahloul
Khalifah Harun sangat suka pada Bahloul, pemuda pandir, sedikit sinting, tapi sering mengungkapkan kearifan yang memaksa sang khalifah tercenung. Bahloul juga menjalankan fungsi lazim bagi para raja di mana-mana: menjadi penghibur.
Ia menyimpan banyak cara untuk membuat Khalifah gembira. Kadang ia sengaja tersandung kaki kursi dan terjungkal, sehingga Khalifah terbahak menyaksikan kemalangannya. Lain kali ia pura-pura kalah dalam main catur atau main tebak-tebakan dengan Khalifah atau para gundiknya; Bahloul akan bersungut-sungut — seisi istana pun tergelak menertawai kebodohan yang dikutuknya.





