Mario Teguh Golden Ways 16 Agustus 2009: Mencintai Indonesia
Sahabat Indonesia yang baik, Semoga dihari ulang tahun kemerdekaan negara kita ini, setiap prbadi kita diberikan keleluasaan untuk membangun kualitas kehidupan, bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk orang banyak. Pada hari yang bahagia ini ijinkan kami untuk kembali menyampaikan resume dari acara Mario Teguh Golden Ways Metro TV edisi 16 Agustus 2009, dengan topik Mencintai Indonesia. Edisi kali ini adalah edisi spesial ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-64. Dalam edisi kali ini dihadirkan bintang tamu dari putra-putra terbaik bangsa, yang telah memberikan tauladan dari prestasi terbaik dibidangnya masing-masing. Pribadi-pribadi baik tersebut adalah Profesor Yohanes Surya (Praktisi pendidikan), Dik Doank (Seniman serba bisa) dan Hanung Braantyo (Sutradara). Berikut resume lengkap yang bisa kami catat:
Kita sudah merdeka selama 64 tahun, tetapi sebagian dari kita belum betul-betul merdeka yang seutuhnya. Banyak diantara kita hidup dalam tarap ekonomi baik, tetapi belum sebaik sebagaimana dia seharusnya berhak. Seandainya saja kita memiliki ketepatan berpikir yang rata, yang sama bagi semua jiwa indonesia, maka ketepatan prilaku kita sebagai sebuah bangsa akan lebih baik.
Kita membutuhkan banyak masukan dan inspirasi dari orang-orang yang betul-betul membangun kualitas kehidupan, bukan hanya untuk diri mereka, tetapi juga untuk orang banyak.
Logika paling sederhana untuk membangun kecerdasan banyak orang:
-Buat mereka bergembira belajar
-Buat dia menikmati proses tahu dan lebih tahu
-Tumbuhkan kebanggan dalam penguasaan sesuatu
-Tanamkan bahwa, kalau mereka bertanding bukan karena mau mengalahkan orang lain, tapi karena mau menemukan kualitas tertinggi yang ada dalam dirinya.
Jika seandainya para pemimpin melihat bahwa pencerdasan kehidupan bangsa itu, bukan hanya pembukaan dari pidato saja, tetapi betul-betul tindakan yang dilakukan dengan kesungguhan bagi kebaikan banyak orang, maka sebetulnya ketepatan berfikir itu adalah senjata rahasia bagi pengembangan bangsa.
Tuhan itu maha ajaib, jadi tidak mungkin ciptaannya tidak memiliki kualitas-kualitas keajaiban, semangat belajar itu jauh lebih penting daripada belajarnya.
Persaingan sesungguhnya adalah bukan melawan orang lain, tapi melawan kualitas kita yang lalu.
Dirumah yang memuliakan Tuhan, ketidak-sengajaan-nya adalah kesengajaan yang direncanakan Tuhan.
Sebetulnya kita itu melakukan penyebrangan setiap hari, dari yang tidak tahu menjadi lebih tahu, yang mudah mengeluh menjadi tidak mengeluh. Menyebrang itu bukan nanti saja setelah kehidupan ini selesai, tetapi setiap saat kita menyebrang dari pribadi yang individual menjadi lebih bersahabat dengan alam.
Tuhan itu memanjangkan umur orang yang berguna. Tetapi pengertian panjang umur itu sering salah, orang panjang umur itu bukan yang hitungan umurnya banyak, melainkan yang panjang usianya dimana dia berguna bagi orang lain.
Seorang pemimpin itu sifatnya tidak didepan, tetapi sifatnya panjang. Ia mewakili orang-orang yang meihat masa depan, karena rahasia keberhasilan seorang pemimpin itu adalah melihat sesuatu yang belum dilihat oleh orang lain.
Sesuatu yang dilihatnya itu belum tentu jelas bagi orang lain, itu sebabnya mereka belum tentu bisa mengerti. Bahkan ketika ia menjelaskan-pun mereka belum tentu mengerti. Inilah yang disebut visi, yaitu gambar mental tentang sesuatu yang akan dicapai dimasa depan.
Pemikiran seorang pemimpin ini tidak meminjamkan pengetiannya ke orang lain, karena ini kekhususan yang diberikan Tuhan kepada orang itu. Ia diberikan ketidak sabaran, supaya waktu istirahatnya adalah memperkuat waktu kerjanya. Banyak orang yang kerjanya dilemahkan oleh istirahatnya. Orang biasa, tidurnya mengurangi waktu kerjanya. Tetapi orang hebat,tidurnya supaya kerjanya lebih hebat.
Orang-orang yang memimpin kehidupannya sendiri tidak pernah gagal, sejarah membuktikan bahwa, orang-orang yang berhasil adalah yang memilih jalannya sendiri.
Perasaan khusus itu adalah awal dari semua pembedaan diri, bahkan banyak orang yang merasa khusus tidak boleh berhasil. Tetapi orang khusus yang positif, dia bekerja keras seolah Tuhan tidak akan membantunya, tetapi berdo’anya seolah pasti dia gagal.
Banyak orang yang tidak bekerja keras, bahkan jika dijamin Tuhan tidak akan gagal. Karena ada kemungkinan gagal, kita memaksimalkan segala cara, untuk meminimalkan kemungkinan gagal.
Kita sudah merdeka negaranya tetapi tidak setiap jiwanya yang hidup di negara ini merdeka. Tuhan menjanjikan kalau kita mengupayakan kita akan mendapatkannya, tetapi banyak orang sebelum mengupayakan sudah bernegosiasi dengan kemungkinan berhasil atau tidak.
Kalau mau gagal, gagal-lah dalam melakukan sesuatu yang baik.
Keberhasilan adalah hak yang harus diabil melalui kesugguhan:
- Kesungguhan yang menjadikan pikiran kita bagi kebaikan
- Kesungguhan yang kita rasakan bagi kebaikan
- Kesungguhan yang kita kerjakan bagi kebaikan
Demikian resume dari acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Mencintai Indonesia”. Jika sekiranya didapati kekurangan, suatu kebahagiaan bagi kami, apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.
Jika sahabat ingin mendengarkan audio rekaman dari nasihat-nasihat Pak Mario Teguh dalam format mp3, silahkan untuk masuk ke halaman Super Download.





