salamsuper[dot]com

The Power Of Inspiration
IDUL FITRI 1432H

Archive for the ‘Super Hikmah’


Renungan Akhir Tahun

Kurang dari sepekan lagi 2010 akan meninggalakan kita semua.
Ada banyak hal yang harus kita evaluasi mengenai pencapaian target2 kita di tahun ini.

Bagi yang targetnya tercapai; Alhamdulillah saatnya menyusun target baru di tahun depan.

Bagi yang targetnya belum tercapai; saatnya evaluasi diri, supaya target berikutnya tidak meleset.

Mudah2an sedikit renungan ini bisa menambah semangat baru, untuk menyongsong target baru di Tahun Baru. :-) (more…)

Kemuliaan Bulan Muharram

Sahabat sekalian, sekarang kita berada di Bulan Muharram, yaitu bulan pertama dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram (suci), sebagai mana yang difirmankan oleh Allah:
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram”. (At-Taubah: 36).

Semua ahli tafsir sepakat bahwa empat bulan yang tersebut dalam ayat di atas adalah Zulqa’dah, Zul-Hijjah, Muharam dan Rajab.

Ketika haji wada’ Rasulallah bersabda:

Dari Abi Bakrah RA bahwa Nabi SAW bersabda: “Setahun ada dua belas bulan, empat darinya adalah bulan suci. Tiga darinya berturut-turut; Zulqa’dah, Zul-Hijjah, Muharam dan Rajab”. (HR. Imam Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Ahmad). (more…)

Keutamaan Bulan Dzul Hijjah

Allah s.w.t. berfirman:

Dan (ingat juga) ketika Tuhanmu memaklumkan” sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu
mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”

Shalawat dan salam marilah kita sanjungkan kepada junjungan kita Nabi
Muhammad Saw dan keluarga, sahabat-sahabat serta para pengikutnya.

Hari-hari ini kita telah memasuki bulan yang mulia yaitu bulan Dzul
hijjah. Di mana pada bulan ini Allah Swt memberikan karunia bagi
hambaNya untuk memberbanyak amal shaleh.Telah banyak dalil tentang
keutamaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah ini, baik dari Kitab
maupun Sunnah. Diantara amalan yang di anjurkan dalam hari-hari ini
adalah: (more…)

Sikap Kita Terhadap Bancana

Baru baru ini, saudara-saudara kita di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat dilanda musibah bencana alam yang maha dasyat berupa tsunami yang bersamaan dengan meletusnya gunung merapi di DIY dan sekitarnya; musibah ini menyusul rentetan musibah besar yang dialami bangsa Indonesia setelah tsunami di Aceh, gempa di Nias, gempa di DIY, tsunami di Pangandaran, gempa di Padang dan rentetan musibah lainnya.

Manusia di muka bumi ini adalah khalififah, yang diberi kemampuan oleh Allah untuk mengelola, merawat dan mendaya gunakan dengan sebaik-baiknya, apabila manusia sebagai khalifah tak mampu mengelolanya dengan baik maka akan munculah musibah-musibah dari hukum alam ini yang susah sekali untuk mengelakkannya.

(more…)

Kekuatan Tekad

Ada kisah pengorbanan seorang Ibu yang menahan mobil yang akan menabrak anaknya. Hasilnya, anaknya selamat tapi tulang belakang ibunya retak. Apa yang membuat ibu tersebut melakukan tindakan seperti itu? Jawabnya, karena kekuatan tekad untuk menyelamatkan anaknya.

Tekad adalah kemauan atau kehendak untuk berbuat sesuatu dengan sungguh-sungguh. Atau juga bisa dikatakan tekad sebagai kemauan yang teguh. Tak tergoyahkan oleh kesulitan. Tak kendor dengan hadangan masalah.

Kita bisa melihat bagaimana orang-orang yang melakukan perbuatan luar biasa. Seperti naik gunung ke puncak tertinggi. Bertemankan dinginnya salju dan udara dingin. Atau mengarungi samudra yang begitu luas dengan badai menghadang, menghadapi berbagai aral melintang dan kesulitan maha berat. Tapi semua itu bisa dihadapi, karena ia memiliki tekad yang kuat dan kehendak melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh. (more…)

Belajar Memahami Jiwa Manusia

Sosok Manusia, dalam paradigma Barat postmodernisme; bagi Karl Marx disetir oleh perutnya (ekonomi) dan bagi Sigmund Freud oleh libido seksnya. Ketika berhijrah di abad ke 7 M, Nabi Muhammad saw. telah menyinggung temuan Marx dan Freud ini.

Orang berhijrah itu disetir oleh tiga orientasi : seks, materi dan idealisme atau keimanan (lillah wa rasulihi). Artinya, manusia itu bisa jadi seharga dorongan perutnya, atau dorongan seksualnya dan dapat menjadi sangat idealis, meninggalkan kedua dorongan jiwa hewani dan nabati itu.

Jadi semua perilaku manusia hakekatnya disetir oleh jiwa atau nafs-nya. Tapi jiwa mempunyai banyak anggota, yang oleh al-Ghazzali disebut tentara hati (junud al-qalbi). (more…)

Idul Fitri hari Kebahagiaan dan Kemenangan

Asal Ied-ud-Fithr terdiri dari dua kata, yaitu ied yang artinya hari raya, dari
asal kata ‘ayada yg artinya kembali. Dikatakan ied karena pada hari itu
Allah s.w.t mengembalikan kegembiraan dan rasa suka cita kepada hambaNya.

Ada yang mengatakan disebut ied karena pada hari itu kembalinya
kebaikan-kebaikan dari Allah kepada hamba, pada hari itu seorang hamba
kembali dalam keadaan suci karena telah bertaubat kepada Allah dan telah
meminta maaf kepada sesamanya.
(more…)

Membersihkan Hati di Bulan Suci

Manusia sering kali melakukan sesuatu atas dasar hawa nafsunya yang mengakibatkan perbuatan tersebut berdampak negative ditengah-tengah masyarakat. Untuk menghindari penyesalan diakhir perbuatan yang akan dilakukan, maka seyogyanya bertanyalah pada hati kecil, baik dan buruknya perbuatan tersebut. Oleh karena itu setiap manusia dituntut untuk memahami hatinya atau bahasa lain adalah “Qolbu”.

Pengertian “Qolbu” :

Menurut Syekh Abu al-Hasan Ali bin Muhammad bin Ali al-Husaini al-Jurjaniy didalam kitabnya “at-Ta’rifat” : Qolbu adalah sifat lembutnya Ketuhanan yang terdapat dalam jiwa manusia. (more…)

Hindari Minuman Berenergi Saat Buka Puasa

Tidak sedikit orang kemudian tergiur minuman berenergi dengan maksud memulihkan lemas.

Saat berpuasa sepanjang hari memang menyebabkan badan merasa lemas. Banyak orang kemudian tergiur minuman tonik atau energi saat berbuka.

Namun, ahli gizi menyarankan agar tidak mengasup minuman energi setelah berbuka. Sebab, setelah puasa tubuh membutuhkan cairan untuk membersihkan dan mengisi kembali tubuh serta menyesuaikan dengan tingkat gula darah. (more…)

Bertaubatlah Hingga Syetan Putus Asa

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Anas RA disebutkan bahwa telah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah SAW. Dia lalu berkata, ”Ya, Rasulullah, sesungguhnya aku telah berbuat dosa.” Nabi menjawab, ”Mintalah ampun kepada Allah.” Lelaki itu kembali berkata, ”Aku bertobat, kemudian kembali berbuat dosa. ” Nabi bersabda, ”Setiap kali engkau berbuat dosa, maka bertobatlah, hingga setan putus asa.” Lelaki itu berkata lagi, ”Ya, Nabi Allah, kalau begitu dosa-dosaku menjadi banyak.” Maka, Nabi bersabda lagi, ”Ampunan Allah SWT lebih banyak daripada dosa-dosamu.”

Hadis Nabi Muhammad SAW ini mengisyaratkan bahwa meminta ampunan kepada Allah SWT selalu berkaitan dengan dosa dan salah. Meminta ampun sering kali dihubungkan dengan bertobat kepada Allah SWT. Keduanya merupakan aktivitas keagamaan yang harus dilakukan setiap manusia. Sebab, manusia adalah ciptaan Allah SWT yang secara fitrah dibekali dengan sikap salah dan lupa. (more…)